1. 1. Bagaimana budaya organisasi bias mempengaruhi perilaku etis !
Budaya Organisasi adalah sebuah pola asumsi dasar yang
diciptakan, ditemukan atau dikembangkan oleh suatu kelompok tertentu sebagai
landasan dalam berperilaku dalam organisasi. Dimana akan diturunkan
kepada anggota baru sebagai cara bagaimana melihat, berpikir, dan merasa dalam
organisasi. Karyawan perlu tahu
bahwa mereka memiliki hak pribadi dan profesional dalam operasi usaha kecil.
Sebagai contoh, jika seorang karyawan menderita segala jenis pelecehan,
manajemen harus menganggapnya serius. Kondisi kerja harus aman. Jadwal kerja
harus menjadi perhatian dan adil. Manajemen yang tidak menjunjung tinggi
hak-hak etika karyawan akan berakhir menciptakan kebijakan yang dapat
mempengaruhi semangat dan motivasi pekerja.
2. 2. Apa yang menentukan tingkatan intesitas masalah etika !
1.
Sosial
Pada tingkat sosial, kita mengajukan
pertanyaan mengenai institusi dasar dalam masyarakat. Masalah apartheid di
Afrika Selatan adalah salah satu pertanyaan tingkat sosial. Apakah benar secara
etika mempunyai sistem sosial yang sekelompok orang―sebenarnya mayoritas―secara
sistematik tidak diperbolehkan mempunyai hak-hak asasi
2.
Pihak yang berkepentingan
Jenis pertanyaan etika kedua menyangkut pihak
yang berkepenting-an―pemasok, pelanggan, pemegang saham, dan yang lain.
3.
Kebijakan internal
Di
sini kita mengajukan mengenai sifat hubungan perusahaan dengan para
karyawannya.
4.
Pribadi
orang seharusnya saling memperakukan di dalam
sebuah organisasi. Apakah kita harus saling bersikap jujur, apa pun
konsekuensinya? Apa kewajiban yang kita punyai―baik sebagai manusia maupun
sebagai pekerja yang mengisi peran kerja spesifik―terhadap atasan kita,
karyawan kita, dan rekan sekerja kita
3. 3. Factor apakah yang mempengaruhi etika secara internasional !
1.
Pengendalian
diri
2. Pengembangan tanggung jawab sosial (social
responsibility)
3.
Mempertahankan
jati diri dan tidak mudah untuk terombang-ambing oleh pesatnya perkembangan
informasi dan teknologi
4.
Menciptakan
persaingan yang sehat
5. Menerapkan konsep “pembangunan berkelanjutan”
4. 4. Berikan beberapa contoh skandal etika dibidang akuntansi (
accounting scandals) dalam kurung waktu 2005-2012
Kasus skandal akuntansi
pada worldcom
Worldcom pada awalnya
merupakan perusahaan penyedia layanan telpon jarak jauh. Selama tahun 90an
perusahaan ini melakukan beberapa akuisisi terhadap perusahaan telekomunikasi
lain yang kemudian meningkatkan pendapatnnya dari $152 juta pada tahun 1990 menjadi
$392 milyar pada 2001, yang pada akhirnya menempatkan worldcom pada posisi ke
42 dari 500 perusahan lainnya menurut versi majah fortune.
Akuisisi yang besar telah terjadi pada tahun
1998 pada saat worlcom mengambil alih perusahaan MCI yaitu peruahaan kedua
terbesar di Amerika yang bergerak pada bidang telekomunikasi jarak jauh. Dan
pada tahun yang sama Worldcom membeli perusahaan UUNet, Compuserve, dan
jaringan data AOL (american Online) yang mengukuhkan posisi Worldcom menjadi
operator no 1 dalam infrastruktur internet.
Pada tahun 1990 terjadi masalah fundamental
ekonomi pada Worldcom yaitu terlalu besarnya kapasitas telekomunikasi. Masalah
ini terjadi karena pada tahun 1998 Amerika mengalami resesi ekonomi sehingga
permintaan terhadap infrastruktur internet berkurang drastis.hal ini berimbas
pada pendapatan Worldcom yang menurun drastis sehingga pendpatan ini jauh dari
yang diharapkan.padahal untuk biaya akuisisi dan untuk membiayai investasi
infrastruktur Worldcom menggunakan sumber pendanaan dari luar atau utang.
Worldcom bukan satu-satunya perusahaan yang
memiliki masalah keuangan pda saat itu, perusahaan lain yang mengalami masalah
keuangan antara lainQwest Communications, Global Crossing, Adelphia, Lucent
Technologies,dan Enron. Perusahaan-perusahaan tersebuit memiliki investasi yang
besar dalam bisnis internet. Seperti pada perusahaan tadi investor di Worldcom
mengalami kerugian besar. Nilai pasar saham perusahaan Worldcom turun dari
sekitar 150 milyar dollar (januari 2000) menjadi hanya sekitar $150 juta (1
juli 2002). Keadaan ini mebuatan pihak manajemen berusaha melakukan
praktek-praktek akuntansi untuk menghindari berita buruk tersebut.
Praktek Akuntansi
Dalam laporannya pada 25 Juni Worldcom mengakui bahwa perusahan mengklasifikasikan lebih dari $ 3,8 milyar untuk beban jaringan sebagai pengeluaran modal.beben jaringan adalah beban yang dibayar oleh Worldcom kepda perusahaan lain untuk jaringan telekomunikasi, seperti biaya akses dan biaya pengiriman pesan bagi Worldcom. Dilaporkan sekitar $ 3,005 milyar telah salah diklasifiksi pada tahun 2001, sementara sisanya sekitar $ 797 juta pada triwulan pertama tahun 2002.berdasarkan data Worldcom $14,7 milyar pad tahun 2001 disajikan sebagai biaya.
Dalam laporannya pada 25 Juni Worldcom mengakui bahwa perusahan mengklasifikasikan lebih dari $ 3,8 milyar untuk beban jaringan sebagai pengeluaran modal.beben jaringan adalah beban yang dibayar oleh Worldcom kepda perusahaan lain untuk jaringan telekomunikasi, seperti biaya akses dan biaya pengiriman pesan bagi Worldcom. Dilaporkan sekitar $ 3,005 milyar telah salah diklasifiksi pada tahun 2001, sementara sisanya sekitar $ 797 juta pada triwulan pertama tahun 2002.berdasarkan data Worldcom $14,7 milyar pad tahun 2001 disajikan sebagai biaya.
Dengan memindahkan akun beban kepada akun
modal, Worldcommampu menaikkan pendapatan atau laba. Worldcom mampu menaikan
laba karena akun beban dicatat lebih rendah, sedangkan akun aset dicatat lebih
tinggi karena beban kapitalisasi disajikan sebagai beban investasi. Kalau hal
itu tidak terdeteksi praktek ini akan berakibat pendapatan bersih yang lebih
rendah dalam tahun-tahun brikutnya. Karena beban kapitalisasi jaringan tersebut
akan didepresiasikan.secara esensi beban kapitalisasi jaringan akan
memungkinkan perusahaan untuk mengalokasikan biyanya dalam beberapa tahun
dimasa depan, mungkin antara 10 tahun bahkan lebih.
Staf akuntan Worldcom telah diwawancara
sebelum tanggal 25 Juni. Pada Maret 2002 SEC meminta data dari perusahaan
berupa item-item yang berhubungan dengan Laporan Keuangan. Termasuk didalamnya
:
1. komisi
penjualan dan tagihan-tagihan yang bermasalah
2. sanksi
administrsi terhadap pendapatan yang berhubungn dengan pelanggan dalam sekala
besar
3. kebijakan
akuntansi untuk merger
4. pinjaman
kepada CEO
5. integrasi
sistem komputer Worldcom dengan MCI
6. analisis
ekspektasi pendapatan saham WC
1 Juli 2002 worldcom
mengumumkan bahwa akun cadangan di Worldcom juga diinvestigasi/diperiksa.
Perusahaan membuat akun ini untuk mengantisipasi kejadian-kejadian luar biasa
yang tidak dapat diprediksi. Seperti utang pajak tahun depan. Seharusnyaakun
ini tidak boleh dimanipulasi untuk memperoleh pendapatan.
8 Agustus, Worldcom mengakui bahwa mereka telah menggunakan akun cadangan secara tidak benar. Dakwaan yang dilaporkan pada tanggal 28 agustus adalah bahwa akun cadangan dikurangi untuk menutupi biaya jaringan yang telah dikapitalisasi.
8 Agustus, Worldcom mengakui bahwa mereka telah menggunakan akun cadangan secara tidak benar. Dakwaan yang dilaporkan pada tanggal 28 agustus adalah bahwa akun cadangan dikurangi untuk menutupi biaya jaringan yang telah dikapitalisasi.
Pertanyaan Audit
Berdasarkan latar belakang tersebut, penyajian beban jaringan sebagai pengeluaran modal ditemukanoleh internal auditor Cynthia Cooper. Mei 2002 Auditor Cynthia Cooper mendiskusikan masalah tersebut kepada kepala keuangan Worldcom Scott D. Sullivan dan controller perusahaan saat itu David F. Myers. Cooper melaporkan masalah tersebut pada kepala komite audit Max Bobbitt, sekitar 12 Juni. Yang kemudian Max Bobbitt meminta kepada KPMG selaku eksternal auditor saat itu untuk melakukan investigasi.
Berdasarkan latar belakang tersebut, penyajian beban jaringan sebagai pengeluaran modal ditemukanoleh internal auditor Cynthia Cooper. Mei 2002 Auditor Cynthia Cooper mendiskusikan masalah tersebut kepada kepala keuangan Worldcom Scott D. Sullivan dan controller perusahaan saat itu David F. Myers. Cooper melaporkan masalah tersebut pada kepala komite audit Max Bobbitt, sekitar 12 Juni. Yang kemudian Max Bobbitt meminta kepada KPMG selaku eksternal auditor saat itu untuk melakukan investigasi.
Kepala keuangan worldcom diminta untuk mengkoreksi salah
saji/salah pengklasifikasiannya. Setelah berdiskusi lebih lanjut Scott D.
Sullivan dipecat pada saat Worldcom mengadakan pengumuman. Pada hari yang sama
David F. Myers mengundurkan diri. Dilaporkan bahwa Sullivan tidak pernah
mengkonsultasikan penyajian tersebut kepada Artuhr Anderson selaku auditor
eksernal pada tahun 2001. dan Arthur Anderson pun menyatakan bahwa Sullivan
tidak pernah berkonsultasi dengan nya.
Pada tanggal 15 Juli,Tauzi yang merupakan House Energy and
Commerce Committee mengatakan bahwa berdasarkan dokumen-dokumen internal dan
email Worldcom mengindikasikan bahwa sebenarnya pihak eksekutif sudah mengetahui
salah saji tersebut sejak awal musim panas 2000 silam.
Internal auditor adalah pertahanan awal terhadap kesalahan paktek-praktek akuntansi dan kecurangan akuntansi. Satu pertanyaan kepada Internal Auditor Worldcom adalah kenapa butuh waktu lama (1 tahun) untuk mengungkap salah saji ini. Padahal mengingat nilai kapitalisasi yang begitu besar dan pengaruhnya terhadap nilai pendapatan bersih dan total aktiva harusnnya bisa diungkap lebih cepat.
Internal auditor adalah pertahanan awal terhadap kesalahan paktek-praktek akuntansi dan kecurangan akuntansi. Satu pertanyaan kepada Internal Auditor Worldcom adalah kenapa butuh waktu lama (1 tahun) untuk mengungkap salah saji ini. Padahal mengingat nilai kapitalisasi yang begitu besar dan pengaruhnya terhadap nilai pendapatan bersih dan total aktiva harusnnya bisa diungkap lebih cepat.
Pertanyaan yang lebih berat dilyangkan kepada
KAP Arthur Anderson , beberapa pengamat menyatakan bahwa Arthur Anderson tahu
mengenai salah saji yang dilakukan pihak Worldcom. Karena seharusnya Arthur
Anderson bertugas untuk mengaudit kesalah semacam itu, apalagi kesalah ini
sangat material. Beberapa pengamat juga menyatakan bahwa Arthur Anderson
seharusnya lebih peka terhadap kondisi keuangan Worldcom, yang dapat
mengakibatkan manajemen perusahaan melakuakan hal diluar kewajaran praktek
akuntansi.
Dampak
25 Juni 2002, saham Worldcom dari $64,5 pada pertengahan 1999 menjadi kurang dari $2 per saham. Dan turun lagi hingga kurang dari $1 yang akhirnya nilai sahamnya kurang dari 1 sen. Para pegawai Worldcom yang mempunyai saham perusahaan sebagai bagian dari dana pensiun mereka juga mengalami kerugian. Pada akhir tahun 2000 sekitar 32 % atau $642,3 juta dana pensiun mereka berupa saham.Dan mengumumkan akan memberhentikan 17.000 karyawan dari total 85 ribu karyawan.
25 Juni 2002, saham Worldcom dari $64,5 pada pertengahan 1999 menjadi kurang dari $2 per saham. Dan turun lagi hingga kurang dari $1 yang akhirnya nilai sahamnya kurang dari 1 sen. Para pegawai Worldcom yang mempunyai saham perusahaan sebagai bagian dari dana pensiun mereka juga mengalami kerugian. Pada akhir tahun 2000 sekitar 32 % atau $642,3 juta dana pensiun mereka berupa saham.Dan mengumumkan akan memberhentikan 17.000 karyawan dari total 85 ribu karyawan.
21 Juli 2002, Worldcom mengikuti program proteksi kebangkrutan
sementara dari departemen kehakiman Amerika serikat. Worldcom melaporkan aset
sebesar $103 milyar dengan total utang $41 milyar. Kebangkrutan Worldcom
merupakan kebangkrutan yang paling besar di Amerika Serikat
Pada tahun 2004 Worldcom berubah nama mnjadi MCI, dan CEO Worldcom diganti dari Ebbers menjadi john Sidgemore. Scott D. Sullivan didakwa dengan hukuman penjara maksimum 25 tahun penjara sedangkan Ebbers didakwa dengan hukuman penjara lebih dari 25 tahun.
Pada tahun 2004 Worldcom berubah nama mnjadi MCI, dan CEO Worldcom diganti dari Ebbers menjadi john Sidgemore. Scott D. Sullivan didakwa dengan hukuman penjara maksimum 25 tahun penjara sedangkan Ebbers didakwa dengan hukuman penjara lebih dari 25 tahun.