Sabtu, 20 April 2013

tugas akuntansi internasional 4.4-4.6



Bab 1
Pendahuluan

akuntansi merupakan alat untuk menyampaikan binformasi keuangan dari sebuah entitas usaha yang melakukan kegiatan bisnis. Bahasa dapat dipelajari, demikian pula akuntansi dapat, dan perlu dipelajari agar dapat terjadi komunikasi bisnis antar pihak-pihak yang berkepentingan.
Mempelajari akuntansi dipersulit oleh kenyataan bahwa banyak kosa kata yang digunakan didalam akuntansiyang mempunyai arti yang hampir sama tetapi tidak sepenuhnya sama arti yang hampir sama tetapi tidak hari. Problem pembelajaran akuntasi adalah seperti halnya orang amerika belajar untuk berbahasa inggris. Sejumlah kata digunakan didalam akuntansi dengan arti yang berbeda dengan pemakaian sehari-hari. Contohnya, sejumlah yang disebut sebagai nilai bersih ( net worth) sering muncul dalam laporan akuntansi.
Ada perbedaan pendapatan diantara para akuntansi mengenai bagaimana suatu peristiwa tertentu harus dilaporkan, seperti halnya para ahli gramatika berbeda pendapat tenteng struktur kalimat, pemberian tanda baca, dam pemilihan kata. Semakin kompleks dunia bisnis dan keuangan, semakin kompleks pula informasi keuanganya.
1.2 Akuntasi Keuangan dan Akuntansi Manajemen
Menurut Littleton, munculnya embrio tersebut disebabkan karena telah terpenuhinya persyaratan-persyaratan yang diperlukan. Pertama yaitu “bahan” ( yang merupakan sesuatu yang perlu dikerjakan ulang) dan bahasa (medium untuk mengekspresikan bahan tersebut). Ini disebabkan karena dunia bisnis pada saat itu belum begitu berkembang. Manajemen mempunyai akses terhadap prosespenyusunan laporan keuangan, sedangkan pemakai laporan keuangan yang lai, yaitu pemakia eksternal, tidak mempunyai akses terhadap akses penyusunan laporan keuangan. Informasi akuntansi sehubungan dengan fungsi menajerialnya, sedangkan  pemakain eksternal menggunakannya sesuai dengan kepentingannya masing-masing yang tidak terkait dengan fungsi manajemen.
Timbul 2 tipe akuntansi, yaitu akuntansi manajemen yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi manajemen dalam melaksanakan fungsi-fungsi perencanaan dan pengendalian serta pengambilan keputusan yang terkait dengan operasi perusahaan, dan akuntansi keuangan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pemakai eksternal akan informasi keuangan yang terkait dengan perusahaan yang bersangkutan. Salah satuperbedaan tersebut adalah bahwa akuntansi manajemen tidak memerlukan.


1.3 Perkembangan Praktik Akuntansi
Pada saat yang sama, dan ini memang sepantasnya, Negara-negara lain tidak berharsat mengadopsi standar-standar dan prinsip-prinsip akuntansi yang berkembang oleh AS. Disebabkan karena factor-faktor ekonomi, social, dan politik. Oleh karena itu, masih merupakan cirri iklim akuntansi dunia.organisasi internasional ini bertugas untuk mengikis diversitas atau keragaman akuntansi internasional yang diharapkan, idealnya,akan diadopsi oleh semua Negara di dunia.
1.4 Diversitas Akuntansi
Akuntansi suatu yurisdiksi atau Negara berbeda dengan akuntansi yurisdiksi atau Negara yang lain, sesuai dengan factor-faktor penyebab yang terdapat padamasing-masing yurisdiksi.
1.4.1 Peengukuran Asset dan Kewajiban
Aplikasi pengukuran biaya-biaya sekarang ( current costs) mungkin akan segera menggantikan, atau paling tidak mendominasi, biaya-biaya histori dalam praktik-praktik.ketidak pastian ini juga meliputi interpretasi asset tak berwujud seperti goodwill, dan biayariset dan pengembangan (R&D cost).aset luar neraca ( off balance sheet assets), yaitu asset yang tidak dilaporkan didalam neraca. Selain itu ada masalah-masalah pengukuran dan pengakuan yang penting karena pembayaran ini diberikan kepada manula yang secara relatif memiliki risiko kesehatan yang tinggi.
1.4.2 Penentuan Modal dan Laba Periodic
Variasi penting yang lain adalah concept of periodicity dalam mengukur hasil operasi.negara berbahasa inggris misalnya AS dan Inggris biasanya membuat perbedaan antara laba keuangan atau laba buku (yang dilaporkan kepada investor, kreditor,karyawan dan pihak-pihak ketiga lainya), sehingga  disebut rejim pelaporan rangkap. Karena banyaknya kententuan khusus yang ada dalam kitab undang-undang pajak maka dinegara ini, laba buku dan laba pajak untuk periode tertentu seringkali berbeda secara singnifikasikan.
Persyatan hokum jelas memcampuri praktik akuntansi bagi transaksi modal investasi. Misalnya beberapa Negara memiliki nominal yang seragam bagi kelas saham tertentu, Negara lain menetepkan denominasi nilai yang berbeda bagi kelas saham tertentu dan Negara lainya lagi malah tidak membolehkan saham-saham yang bernilai nominal. Kepemilikan minoritas dan jumlah goodwill positif atau negative yang muncul dari merger juga merupkan sumber variasi dalam praktik. Perbedaan yang terkait dengan konsolidasian biasanya dianggap cukup penting sehingga memerlukan catatan kaki pertama dalam laporan keuangan yang dipublikasi.
1.5 Peran Akuntansi
Peran ini memperngaruhi orientasi dan kandungan informasi laporan keuangan yang dihasilkan oleh perusahaan di masing-masing Negara, yang selanjutnya akan mempengaruhi cara interpretasi dan penggunaan laporan keuangan tersebut. Akuntansi keuangan merupakan pusat dari proses alokasi sumber-sumber keuangan dipasar modal. Dalam kaitanya dengan kebijakan, institute keuangan menuntut para peminjam untuk memberikan informasi keuangan rinci sebagai bagian dari proses pemberian pinjaman untuk mengevaluasi risiko kredit relatif calon peminjam atau peminjam lama.
Laporan akuntansi adalah relavan dengan keputusan yang diambil oleh investor dalam pembelian atau penjualan saham arti penting laporan akuntansi bagi para investor telah ditunjukan oleh penelitian-penelitian terhadap para pemakai laporan keuangan dibanyak Negara.
1.6 Korporasi Multinasional dan Keterlibatannya Dalam Bisnis Internasional
Secara global merupakan factor yang jauh lebih pnting dalam pembentukan daya saing internasional dari pada perbedaan makroekonomi antar Negara.
1.7 Pengertian Akuntansi Internasional
Tujuan akuntansi manajemen adalah untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan manajemen, yang merupakan pihak internal perusahaan, didalam pengambilan keputusan dan pengolaan perusahaan.Akuntansi keuangan bertujuan untuk memberikan informasi keuangan yang bermanfaat bagi pihak eksternal dalam pengambilan keputusan ekonomi. Karena pihak eksternal tidak mempunyai akses terhadap proses pentusunan laporan keuangan, maka diperlukan standar didalam penyusunan laporan keuangan tersebut. Standar akuntansi bermanfaat untuk mempermudah interprestasi terhadap laporan keuangan, sehingga tidak terjadi bias antara suubstansi informasi yang dilaporkan dan perpsepsi pemakai laporan keuangan. Transaksi bisnis lintas nrgara menyebabkan bertambahnya substansi yang perlu dilaporkan yang disebabkan karena perbedaan mata uang yang digunakan oleh masing-masing Negara dan berubah-ubahnya krus valuta asing.
1.8 Lingkup Akuntansi Internasional dan Organisasi buku ini
Akuntansi adalah mempelajari tentang apa dan bagaimana mencatat dan melaporkan transaksi-transaksi keuangan serta bagaimana menginterpretasi dan menganalisis laporan keuangan.diversitas akuntansi merupakan problem yang telah, sedang, dan akan terus diupayakan solusinya. Sedangkan keragaman yurisdiksi merupakan kenyataan yang harus diterima. Pembahsan yang menyangkut diversitas akuntansi tentu saja termasuk dalam bidang akuntansi keuangan sementara pembahasan yang berkenaan dengan keragaman yurisdiksi termasuk dalam bidang akuntansi keuangan maupun akuntansi manajemen.
Bab 4

4.4 Organisasi- organisasi Internasional Pendorong Konvergensi
Accounting standards board (IASB) yang akan dibahasa kemudian pada bab ini juga yaitu:
1.      Commission of the Europe union, yang disebut Europe commission (EC).
2.      International organization of securities commission (IOSCO)
3.      International federation of accountants (IFAC)
4.      United nations intergovernmental working group of exprerts on international standards ofaccounting and reporting (ISAR), bagian dari united nations conference on trade and development (UNCTAD)
5.      Organization for economic cooperation and development working group on accounting standards (OECD Working  Group)
4.5 International Accounting Standards Board (IASB)
Konvergensi global akuntansi nampaknya adalah adopsi standar-standar yang diterbitkan oleh IASC ( yang sekarang bernama IASB). Accounting standards board (IASB) dan bertujuan untuk:
1.      Menyusun satu asset tunggal standar akuntansi global yang berkualitas tinggi, dapat dipahami, dan dapat dilaksanakan yang menutut agar informasi yang disajikan dalam laporan keuangan dan laporan keuangan yang berkualitas tinggi, transparan, dan komparabel sehingga dapat membantu para partisipan pasar modal dunia serta para pemakai lain dalam pengambilan keputusan ekonomi.
2.      Mendorng penggunaan dan aplikasi secara cermat standar-standar tersebut.
3.      Memenuhi tujuan-tujuan yang berkaitan butir (1) dan (2), dan setepat mungkin memperhatikan kebutuhan-kebutuhan entitas kecil dan menegah serta ekonomi yang baru muncul.
4.      Melaksanakan konvergensi standar-standar akuntansi nasional, dan standar-standar akuntansi internasional serta standar-standar pelaporan keuangan internasional.

4.6     international Organization of Securities Commission (IOSCO)
tujuan para anggota organisasi ini adalah:
1.      bekerja sama untuk mempromosikan standar regulasi yang tinggi untuk memelihara pasar yang sehat efisien, dan adil
2.      bertukar informasi atas pengalaman mereka masing-masing untuk meningkatkan pengembangan pasar modal domestic.
3.      Mempersatukan upaya mereka untuk menetapkan standard an melakukuan pengawasan yang efektif terhadap transaksi sekuritas internasional.
4.      Saling memberikan bantuan untuk meningkatkanintegritas pasar melalui aplikasi standar secara ketat dan penindakan yang efektif terhadap pelanggaran.